Kamu tau kartun Marsupilami? Hewan dengan ekor super panjang yang lincah lompat ke sana-sini. Nah, ternyata Raja Ampat, Papua, juga punya “versi aslinya”, lho.
Kenalin, Kus-kus Wai Geo. Satwa ikonik yang hanya bisa ditemukan di Pulau Wai Geo, Raja Ampat. Endemik, langka, dan punya peran penting buat hutan.
Kus-kus Wai Geo atau kus-kus tutul punya bulu putih kecoklatan dengan bintik-bintik hitam yang khas. Ekornya panjang dan kuat, berfungsi sebagai penyeimbang saat ia bergerak lincah di antara ranting-ranting tinggi.
Hidupnya lebih banyak di kanopi hutan, jauh dari tanah. Dari atas sana, kus-kus menjalani perannya sebagai penghuni setia hutan hujan tropis.
Kus-kus bukan cuma lucu, tapi juga berjasa. Saat memakan buah-buahan, bijinya ikut tersebar ke berbagai sudut hutan. Dari biji-biji inilah tumbuh pohon-pohon baru.
Tanpa disadari, kus-kus Wai Geo ikut membantu regenerasi hutan dan menjaga keberlanjutan ekosistem tempat ia hidup.
Sayangnya, cerita tentang kus-kus Wai Geo nggak selalu manis. Pemburuan membuat keberadaannya semakin tertekan. Ruang hidup menyempit, populasi pun ikut menurun.
Kalau kondisi ini terus berlanjut, bukan nggak mungkin kus-kus Wai Geo perlahan menghilang dari hutan Raja Ampat.
Kus-kus Wai Geo bukan sekadar satwa unik dengan ekor panjang. Ia bagian penting dari hutan Papua dan warisan alam yang nggak tergantikan.
Jangan sampai kus-kus Wai Geo cuma jadi cerita untuk generasi selanjutnya.
Yuk, dukung setiap upaya konservasi dan jaga hutan tetap jadi rumah yang aman bagi mereka!