Jepang Nggak Cuma Bangun Kota, Mereka ‘Selamatkan’ Pohon Saat Membangun Trotoar

Darling Tanaman
Darling Inspirasi
Jepang Nggak Cuma Bangun Kota, Mereka ‘Selamatkan’ Pohon Saat Membangun Trotoar
28 Jan 2026

Kalau kita sering lihat pembangunan jalan atau trotoar di kota, biasanya otomatis kebayang, pohon ditebang dulu biar jalanan lega, kan?

Tapi di Jepang, pendekatannya sering banget beda bukan “bongkar dulu, tanam nanti”, tapi lebih ke selamatkan dulu, bangun sambil jaga pohonnya tetap hidup.

Filosofi Nemawashi: Tanah & Akar Dihormati, Bukan Ditebang

Ada istilah di Jepang yang namanya Nemawashi, yang secara harfiah berarti “mengelilingi akar”. Konsep ini bukan sekadar kata keren, ini benar-benar dipakai dalam praktik ketika ada proyek pembangunan yang berdekatan dengan pohon-pohon besar. Alih-alih ditebang, pohon dipindahkan utuh bersama akarnya, dirawat, lalu ditanam lagi di lokasi lain supaya tetap hidup.

Pendekatan ini mencerminkan filosofi Jepang soal pentingnya keseimbangan antara alam dan pembangunan: kemajuan infrastruktur nggak harus bikin alam hilang. 

Jepang termasuk negara yang punya keterbatasan ruang hijau di kawasan urban, tapi justru dikenal karena keseriusan menjaga pohon di kota. Ketika desain ulang atau perluasan ruang publik dilakukan, mereka mempertimbangkan cara supaya pohon tetap bertahan.

Sebuah laporan menyebutkan dalam proyek pembangunan di Tokyo baru-baru ini, banyak pohon dipindahkan untuk memberi ruang pembangunan tanpa kehilangan pepohonan. 

Prosesnya Butuh Rencana & Tenaga Ahli

Memindahkan pohon besar bukan kerja gampang. Prosedurnya hati-hati banget supaya sistem akar tetap sehat saat dipindah. Biasanya melibatkan teknik khusus penggalian akar dan pengangkutan, serta lokasi penanaman yang cocok agar pohon adaptasi lagi. 

Proses ini juga bukan ide dadakan, dilakukan setelah kajian matang dan keterlibatan banyak pihak, termasuk pemerintah, insinyur sipil, hingga pembangun lokal. 

Pelajaran Buat Kota Lain

Praktik seperti ini sebetulnya bisa jadi inspirasi buat kota-kota lain, termasuk Indonesia. Pemerintah kota di Jakarta pernah memindahkan ratusan pohon dari satu lokasi proyek supaya pohon tetap hidup dan fungsi ruang hijau tetap terjaga. 

Artinya, pembangunan kota bukan selalu harus mengorbankan pepohonan. Dengan perencanaan yang lebih cerdas dan kesadaran akan manfaat ekologi, pohon bisa jadi “partner” dalam pembangunan — bukan korbannya.

 

Intinya: Kota Bisa Tetap Hijau, Asal Direncanakan dengan Baik 

Jepang menunjukkan kalau menghargai alam bukan hal yang bertentangan dengan modernisasi. Justru, kalau kita bisa menggabungkan keduanya, ruang kota jadi lebih nyaman, lebih sehat, dan tetap punya udara bersih untuk manusia dan makhluk hidup lainnya.

Kalau Jepang bisa pakai teknik seperti Nemawashi untuk selamatkan pohon besar… pertanyaannya sekarang:

Kapan kota kita bakal mulai melakukan hal yang sama?

 

 

Sumber:

ibenews

karmactive

idxchannel

Penulis : SD