Parijoto, Si Merah Ceria dari Gunung Muria, Bikin Hutan Tetap Hidup, Darlings!

Darling Tanaman
Parijoto, Si Merah Ceria dari Gunung Muria, Bikin Hutan Tetap Hidup, Darlings!
12 Jun 2025

Kalau kamu lagi jalan-jalan ke lereng Gunung Muria, jangan cuma sibuk ngambil foto kabut atau pemandangan hijau yang adem banget itu ya, Darlings. Coba deh, lebih jeli lihat sekitar. Ada buah mungil berwarna merah keunguan yang tumbuh cantik di semak-semak pegunungan, namanya parijoto. Buah ini bukan cuma unik dan eksotis, tapi juga punya peran penting banget buat alam dan masyarakat sekitar.

Parijoto, atau yang punya nama ilmiah Medinilla speciosa, adalah tumbuhan khas kawasan Colo dan lereng Muria. Ukurannya kecil, bulat, dan ngumpul dalam satu tangkai. Warna merah keunguan yang mencolok bikin buah ini langsung menarik perhatian. Banyak yang jatuh cinta cuma dari pandangan pertama!

Tapi pesona parijoto gak berhenti di tampangnya yang menarik. Tumbuhan semak ini punya fungsi penting dalam menjaga ekosistem pegunungan. Akarnya yang kuat bantu menjaga kestabilan tanah dan mencegah erosi di lereng-lereng terjal. Bayangin aja, Darlings, parijoto diam-diam bantu Bumi tetap utuh dari bawah! Selain itu, buahnya juga jadi sumber makanan alami untuk berbagai fauna, termasuk burung-burung endemik dan serangga hutan yang bantu penyerbukan.

Buat masyarakat sekitar, parijoto bukan cuma tumbuhan biasa. Sejak dulu, mereka memanfaatkannya untuk konsumsi dan juga penghasilan tambahan. Buah ini dijual segar, dijadikan manisan, bahkan diolah jadi minuman khas. Gak heran kalau parijoto juga jadi bagian penting dari keberlangsungan ekonomi lokal. Yang menarik, semua itu dilakukan tanpa perlu metode budidaya masif yang bisa ganggu keseimbangan alam. Justru dengan menjaga hutan dan biarkan parijoto tumbuh alami, semuanya tetap jalan bareng, alam terjaga, masyarakat tetap sejahtera.

Upaya pelestarian parijoto juga mulai digalakkan. Pemerintah bersama komunitas lokal dan pegiat konservasi mulai mengenalkan pentingnya menjaga habitat parijoto sebagai bagian dari kekayaan hayati lokal. Salah satu contohnya adalah kegiatan konservasi edukatif yang dilakukan di kawasan Gunung Muria, seperti yang diliput oleh Mongabay Indonesia. Upaya ini penting banget, Darlings, biar generasi mendatang juga bisa kenal dan nikmati si merah ceria ini.

Jadi, parijoto itu bukan sekedar tanaman indah penuh manfaat, ia juga jadi penanda bahwa hidup berdampingan dengan alam bisa dilakukan dengan harmoni dan cinta. Kalau kamu main ke Gunung Muria dan lihat parijoto di sana, yuk ikut jagain. Bukan buat hari ini aja, tapi buat masa depan yang lebih hijau dan lestari.

 

Aku siap sadar lingkungan, kalian juga kan.

 

Sumber:

  • Mongabay
  • Good News From Indonesia
Penulis : SD