Secara Gak Sadar, Kamu Hasilkan 4 kg Sampah Plastik Kemasan Setiap Tahun

Darling Sampah
Berita Darling
Darling Inspirasi
Secara Gak Sadar, Kamu Hasilkan 4 kg Sampah Plastik Kemasan Setiap Tahun
05 Mar 2026

Darlings, pernah dalam situasi ini ga? Kamu dalam perjalanan, terus agar gak ribet bawa sabun dan sampo, kamu mutusin buat beli alat mandi kemasan sampah plastik kemasan  biar ringkas?

Atau misalnya kamu nyeduh kopi sampah plastik kemasan hasil beli di warung? Kamu sobek bungkusnya, tuang kopinya, dan dalam beberapa detik, fungsi plastik tersebut udah selesai dan kamu buang?

Yak, kemasan sampah plastik kemasan memang udah jadi keseharian praktis bagi orang Indonesia. Sampo, sabun, deterjen, hingga saos dibikin versi mini dan terjangkau.

Tapi kamu tau gak, perjalanan sampah plastik kemasan itu baru dimulai setelah kamu buang?

 

Sampah sampah plastik kemasan dan problem lingkungan di Asia Tenggara

Dalam beberapa tahun terakhir, menurut laporan Diet Plastik Indonesia, sekitar 50 persen kemasan sampah plastik kemasan di seluruh dunia dijual di Asia Tenggara.

Dari 50 persen tersebut, sebuah organisasi bernama Break Free from Plastic (BFFP) melakukan inisiatif untuk mengumpulkan sampah plastik dari empat negara, yaitu Indonesia, Filipina, Vietnam dan India dalam periode Oktober 2023 dan Februari 2024.

Hasilnya adalah, ditemukan 33.500 sampah plastik kemasan plastik dan sepertiganya ditemukan di Indonesia. dan sebagian besar sampah sampah plastik kemasan tersebut berasal dari produk makanan dan minuman.

Laporan Diet Plastik juga menyebutkan bahwa jika gak ada perubahan, akan ada 1,1 juta ton sampah sampah plastik kemasan yang terkumpul pada tahun 2030.

“Dampak sosial dan lingkungan dari limbah sampah plastik kemasan menunjukkan kalo rata-rata satu orang Indonesia menghasilkan empat kilogram limbah sampah plastik kemasan per tahun,” jelas laporan tersebut mengutip ABC News.

Peneliti Universitas Indonesia Bisuk Abraham Sisungkonon mengatakan bahwa melalui laporan ini, dapat menjadi pembuka melihat dampak sampah plastik kemasan yang selama ini dianggap ramah di kantong, tapi tidak ramah untuk lingkungan.

“Sampah plastik kemasan dan pouch merupakan dua jenis kemasan berbahan dasar plastik yang sering digunakan orang Indonesia, khususnya barang fast moving consumer goods, yang jika digunakan dalam jumlah besar, hampir mustahil untuk dikumpulkan dan didaur ulang,” jelas Abraham melalui Katadata.

 

Mendorong pengurangan limbah sampah plastik kemasan 

Pemerintah Indonesia juga sebenarnya udah mencoba mendorong melalui Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengurangi limbah dari kemasan sebesar 30 persen dari total produksi di tahun 2029, Darlings.

Kerennya, ditargetkan pada 2030 penggunaan sampah plastik kemasan juga udah berhenti.

Sedangkan di Vietnam, pemerintahnya mewajibkan bagi produsen untuk mengumpulkan dan mendaur ulang sampah plastik kemasan.

Masalah ini menjadi penting untuk ditanggulangi. Sebab sebagian besar kemasan plastik kecil terbuat dari plastik multilayer, campuran dengan beberapa lapisan seperti plastik dan alumunium.

Dua bahan ini membuat ia kuat, ringan dan murah, tapi hampir sulit didaur ulang. Pada umumnya plastik multilayer ini membutuhkan waktu lebih lama terurai dari plastik biasa, bahkan bisa sampai 100 sampai 500 tahun.

Terurai pun bukan berarti hilang, biasanya hanya pecah menjadi partikel mikroplastik yang bisa masuk ke tubuh manusia.

Tapi alih-alih sambil menanti regulasi, apakah kita akan terus memakai sampah plastik kemasan atau mau mulai mengubah kebiasaan?

Kalo menurut kamu, gimana cara kita bisa mengurangi sampah sampah plastik kemasan, Darlings?

Penulis : Hasbi