Choose a Language

Apa Kabar Terumbu Karang?

Darling Event
Berita Darling
Apa Kabar Terumbu Karang?
08 May 2024

Tidak hanya indah, faktanya kehadiran terumbu karang memiliki banyak manfaat bagi ekosistem laut. Terumbu karang merupakan habitat dan sumber makan berbagai jenis biota laut, termasuk ikan, udang, lobster. dan biota laut lainnya.

Menurut Burke dkk [2012] dan Magoma [2023], Indonesia menjadi wilayah terumbu karang terbesar di Asia Tenggara dengan perkiraan luas 39.500 km persegi yang mencakup 16 persen habitat karang dunia, dengan semua tipe terumbu karang dapat ditemukan di Indonesia.

Sebut saja, terumbu karang tepi, terumbu karang penghalang, terumbu karang cincin, dan terumbu karang datar atau gosong terumbu. Dperkirakan, terdapat lebih dari 574 spesies karang. Tapi, apa kabar yaa dengan terumbu karang di Indonesia?

Anyway, tim peneliti Coral Bleaching Departemen Ilmu Teknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (ITK-FPIK IPB) menemukan adanya pemutihan karang di Area Perlindungan Laut (APL) Gosong Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Mengutip dari Mongabay.co.id, Jenis yang mengalami pemutihan tersebut adalah kelompok karang keras genus Acropora, Montipora dan Pachyseris yang kebetulan mendominasi di perairan Kepulauan Seribu. Metode penelitian yang dilakukan dengan cara transek kuadrat pada kedalaman 1-15 meter.

Menurut Coral Reef Expert dan Ketua Tim Peneliti Coral Bleaching ITK-FPIK, IPB, Beginner Subhan, pemutihan karang tidak hanya terjadi di Pulau Pramuka, tapi ditemukan juga di Pulai Pari, Pulau Air, Pulau Panggang, Pulau Jukung, Pulau Kotok dan Pulau Macan.

Di sisi lain, peneliti senior Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasionao (BRIN), Muhammad Abrar menuturkan jika fenomena pemutihan terumbu karang ini dipicu akibat kenaikan suhu air laut yang melebihi kondisi normal tahunan (Hot Spot). Bahkan mirisnya, kondisi ini terjadi dalam skala global, jadi tidak hanya di Indonesia. Hal itu juga sesuai dengan data National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). 

Terumbu karang dapat digunakan sebagai indikator kesehatan laut. Hal tersebut dikarenakan perannya sebagai tempat penyedia kehidupan biota laut seperti jenis parimanta, penyu, karang hias, hiu berjalan dan hewan endemik lainnya. Bila sudah tidak ada jenis-jenis tersebut, artinya terumbu karang mengalami gangguan.

Semoga semua terumbu karang yang sedang mengalami fenomena pemutihan di seluruh belahan dunia bisa kembali pulih yaa.

 

Sumber: mongabay.co.id