Hai Darlings!
Pernah jalan-jalan ke hutan pinggir laut yang becek, rimbun, dan banyak akar menjulur dari tanah? Nah, itu dia mangrove! Tanggal 26 Juli 2025, kita rayain yang namanya Hari Mangrove Sedunia, waktunya ngasih panggung buat si penjaga garis pantai yang sering dipandang sebelah mata ini.
Sedikit kilas balik, Hari Mangrove Sedunia pertama kali dicanangkan oleh UNESCO di tahun 2015. Bukan asal pilih tanggal, tapi untuk mengenang aktivis lingkungan asal Guyana, Haydee Rodriguez, yang mengabdikan hidupnya buat mangrove dan gugur saat memperjuangkannya. Jadi ya, Darlings, tanggal ini punya makna yang dalam banget.
Mangrove bukan cuma tumbuhan biasa. Mereka itu superteam di garis pantai, nggak banyak gaya, tapi kerja kerasnya luar biasa. Mereka jadi benteng alami dari hempasan ombak, jadi rumah buat biota laut, dan... ini dia yang jarang orang tahu, mangrove bantu cegah pemutihan terumbu karang!
Gimana bisa? Jadi gini, mangrove itu jago banget menyerap karbon dan menyaring limbah yang ngalir dari daratan. Karena air yang masuk ke laut udah tersaring, karang jadi nggak “stres” dan suhu air bisa tetap stabil. Hasilnya? Terumbu karang jadi lebih bahagia, dan nggak gampang kehilangan warnanya.
Mau tahu fakta seru lainnya, Darlings?
Terus gimana kita bisa rayain Hari Mangrove ini? Gampang. Bisa ikut tanam mangrove bareng komunitas lokal, jaga kebersihan area pesisir, atau cukup posting hal positif soal mangrove di medsos. Nggak harus nyemplung langsung, yang penting ikut nyebarin semangat jaga bumi lewat si akar tangguh ini.
Jadi Darlings, jangan remehkan mangrove. Mereka kecil di awal, tapi dampaknya besar banget buat lautan dan bumi. Mulai sekarang, yuk lebih peduli, lebih tahu, dan lebih aksi.
Aku siap sadar lingkungan, kalian juga kan.
Referensi: