Choose a Language

Supaya Garuda Tetap Terbang, Kita Harus Jaga Elang Jawa

Berita Darling
Darling Fauna
Darling Inspirasi
Supaya Garuda Tetap Terbang, Kita Harus Jaga Elang Jawa
08 Jul 2026

Coba deh perhatiin lambang Garuda Pancasila baik-baik. Sosok gagah dengan jambul mencuat di kepala itu ternyata bukan cuma mitos aja, dia terinspirasi dari burung yang beneran ada dan hidup di hutan-hutan Pulau Jawa. Namanya adalah elang jawa alias Nisaetus bartelsi!

Fun fact yang mungkin belum banyak yang tahu, Darlings, gambar Garuda yang sekarang kita lihat setiap hari itu hasil dari sayembara, lho. 

Dua karya terbaik waktu itu datang dari Sultan Hamid II dan Mohammad Yamin, tapi akhirnya pemerintah dan DPR memutuskan pilih rancangan Sultan Hamid II.

Prosesnya juga nggak langsung final. Bareng-bareng sama Soekarno dan Mohammad Hatta, elemen gambarnya terus disempurnakan. Pita awalnya merah diganti jadi putih, lalu ditambahkan tulisan "Bhinneka Tunggal Ika" yang sekarang jadi semboyan yang kita hafal luar kepala. 

Rancangan ini resmi disahkan dalam Sidang Kabinet RIS pada 11 Februari 1950, dan diperkenalkan ke publik oleh Soekarno pada 15 Februari 1950 di Hotel Des Indes, Jakarta.

Keren banget kan sejarahnya? Tapi gimana kondisi mereka di alam liar?

Realitanya, sang Garuda kini terancam

Elang jawa saat ini berstatus Genting (Endangered) alias terancam punah. Menurut data BirdLife International, populasinya di alam liar diperkirakan tinggal 300–500 ekor dewasa aja. 

Menurut Jihad, Bird Conservation Officer dari Burung Indonesia, salah satu biang keroknya adalah hutan alami di Jawa yang terus menyusut. 

Hal tersebut dikarenakan hutan-hutan dibuka dan berubah fungsi, sampai sekarang hutan alami yang tersisa di Jawa diperkirakan cuma sekitar 10 persen dari luas aslinya.

Buat burung dari suku Accipitridae yang hidupnya sangat bergantung sama hutan, baik hutan primer maupun hutan sekunder buat berburu, ini jelas menjadi catatan yang perlu kita rawat baik-baik. 

Elang jawa biasanya berburu dengan terbang rendah dekat kanopi pohon atau bertengger diam-diam nunggu mangsa lewat. 

Kalau hutannya makin sempit, ruang hidup mereka juga makin terjepit.

Harapan membubung untuk elang jawa

Nah, ini bagian yang penting buat kita semua garis bawahi bahwa elang jawa belum punah. Masih ada ratusan individu yang terbang bebas di langit Jawa hari ini, dan itu artinya masih ada waktu buat kita berpartisipasi untuk merawat mereka.

Kesadaran soal isu ini udah mulai menyebar, riset dan pemantauan terus dilakukan oleh berbagai organisasi konservasi, dan makin banyak anak muda yang mulai peduli sama isu lingkungan dan satwa liar. 

Setiap langkah kecil seperti ikut kampanye konservasi, sampai sekadar nyebarin cerita kayak gini ke circle-mu, punya andil besar lho buat masa depan elang jawa.

Jadi, yuk mulai peduli dari sekarang, karena kita butuh sang garuda untuk terbang di langit-langit kita. 🦅



Penulis : SD