Setiap awal tahun, resolusi hampir selalu jadi topik wajib. Mulai dari pengin punya pacar, dapat kerja baru, sampai nonton konser idola. Daftarnya panjang, ambisinya tinggi.
Tapi sering kali, ada satu hal kecil yang justru kelewat dari daftar resolusi kita: kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan yang kelihatannya sepele, tapi dampaknya besar. Salah satunya? Cara kita memperlakukan sampah.
Dalam aktivitas harian, sampah selalu ada. Bungkus minuman, styrofoam makanan, kantong kresek, tisu, semuanya akrab banget sama hidup kita. Masalahnya, banyak dari sampah itu berakhir di tempat yang salah. Dibuang begitu aja, tanpa mikir ke mana perginya setelah lepas dari tangan kita.
Padahal, sampah bukan cuma “hilang” setelah dibuang. Ia tetap ada, menumpuk, berpindah, dan sering kali berubah jadi masalah baru.
Sekarang coba bayangin, kalau dari lebih dari 200 juta penduduk Indonesia, banyak yang punya kebiasaan buang sampah sembarangan dan itu terjadi setiap hari. Sampah bakal menumpuk di mana-mana. Saluran air tersumbat, lingkungan kotor, banjir datang, ekosistem terganggu.
Semuanya berawal dari kebiasaan kecil yang terus diulang dan dianggap biasa.
Kabar baiknya, awal tahun selalu jadi momen yang pas buat mulai hal baru. Termasuk mengubah kebiasaan soal sampah.
Nggak perlu langsung ekstrem. Cukup mulai dari hal-hal sederhana:
Pilah sampah di rumah
Nggak buang sampah sembarangan
Biasakan bawa tumbler atau wadah pakai ulang
Di tahun 2026 ini, mungkin resolusi kita nggak harus selalu tentang pencapaian besar.
Kadang, perubahan justru dimulai dari kebiasaan yang selama ini kita sepelekan.
Yuk, kita bikin janji baru. Bukan cuma buat diri sendiri, tapi juga untuk Bumi.