Mengapa Menghitung Umur Pohon di Indonesia Sangat Sulit?

Darling Tanaman
Berita Darling
Darling Inspirasi
Mengapa Menghitung Umur Pohon di Indonesia Sangat Sulit?
27 Feb 2026

Bayangin deh, sebuah pohon yang hidup ratusan tahun sebelum kita lahir. Dia pasti menjadi saksi bisu di mana ada ayah kita, nenek kita dan buyut kita kecil dan hidup. 

Generasi silih berganti, namun ia tetap tegak hirup memberikan oksigen yang sama dengan nenek moyang kita.

Tentunya sebagai paru-paru dunia, Indonesia menyimpan jutaan pohon raksasa dan usianya jauh melampaui republik ini. 

Berikut beberapa pohon tua raksasa di Indonesia yang masih kokoh hingga hari ini.

 

Pohon Leci Kebun Raya Bogor

Secara saintifik, pohon leci adalah pohon tertua dalam catatan paling akurat di Indonesia.

Pohon leci atau Litchi chinensis sonn adalah koleksi tertua yang ditanam di Kebun Raya Bogor pada 1823 oleh C. L. Blume. Ia adalah salah satu koleksi pertama ditanam setelah pendirian kebun raya, dan terletak di dekat Kolam Gunting. 

Pohon ini menjadi sangat unik karena jarang sekali pohon buah yang mampu hidup selama ratusan tahun. 

Namun sayangnya pada Oktober 2017, pohon ini tumbang pada usia 194 tahun karena hujan lebat dan pelapukan usia. Tunggulnya masih ada dan tunas barunya dirawat sebagai kelanjutan sejarah.

 

Pohon Bunya-bunya Kebun Raya Cibodas

Memiliki nama ilmiah Araucaria bidwillii, pohon ini adalah deretan pohon konifer raksasa yang menjadi tanaman introduksi tertua di Kebun Raya Cibodas. Ia menjulang setinggi 30 sampai 80 meter, menciptakan lorong ikonik ke arah kolam besar.

Pohon ini ditanam sejak 1866 dan diperkirakan berusia 160 tahun. Karakteristik pohon ini berupa tumbuhan runjung, berdaun mirip jarum, dengan cabang menyebar secara horizontal.

Selain kedua pohon ini, usia-usia pohon tidak tercatat secara saintifik melainkan perkiraan.

Beberapa pohon tertua yang belum ada penelitiannya, namun diyakini telah berusia ratusan tahun adalah pohon ulin raksasa di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur yang sudah ada sejak era kerajaan kuno Nusantara.

Lalu, jika kedua pohon di atas punya catatan usia yang jelas, mengapa banyak pohon raksasa lain di Indonesia yang usianya masih bersifat perkiraan?

 

Menghitung usia pohon di Indonesia lebih sulit

Menghitung usia pohon di Indonesia lebih sulit, sebab hal ini berkaitan dengan aspek biologi tropis. 

Pohon di Amerika Serikat dan negara empat musim, misalnya, memiliki ritme pertumbuhan yang kontras. Pertumbuhan pohon di musim semi cepat dan kayu berwarna terang. 

Sedangkan pada musim dingin, pertumbuhan berhenti total dan kayu menggelap padat. Perbedaan ini menciptakan garis tegas yang disebut lingkaran tahun.

Sedangkan di Indonesia, matahari bersinar sepanjang tahun dan curah hujan relatif stabil. Pohon tidak ada yang berhenti tumbuh, seperti musim dingin di negara empat musim.

Akibatnya batas antara pertumbuhan awal dan akhir menjadi samar dan sulit diidentifikasi.

Melihat pohon-pohon ini bukan sekadar melihat kayu yang menjulang tinggi, tapi melihat arsip hidup sejarah bangsa kita

Pernahkah kamu menemukan pohon raksasa di daerahmu yang menurut warga lokal sudah ada sejak zaman dulu? 

Penulis : Hasbi